Sentimentalisme = taik


 

Perasaan-perasaan sentimentil itu adalah taik
Semakin di empet malah kebelet
sekuat tenaga ditahan-tahan,
sampai biru mukamu, sebiru hatimu
dibakar rindu

Tapi jika diumbar dan dibiarkan keluar,
perut malah jadi kosong dan kembali lapar
lalu mulai lagi berlarian macam anjing liar
cari makan, bikin taik baru

Konyolnya, banyak yang sampai sulit tidur
ketawa-ketawa sendiri
minimal cuma tersenyum sedikit
entah gila atau bahagia,
cuma gara-gara tadi kekasihnya bilang :
Aku taik padamu!”




makam Ngagel, 3 Mei 1998
ulang tahun, sendirian






 

Silahkan kalau mau ikutan komentar dan diskusi di sini, atau cuma mau subscribe ke RSS website ini.

Cas Cis Cus

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)