Boss Has All the Rights


 

Udah lama rumah ku yang satu ini terbengkelai gak keurus. Maklum lagi sibuk tenggelam hiruk-pikuk kegiatan cari duit for more descent life. Banyak yang terlewat gak tercatat.

Tgl 17 Jan 2008 akhirnya aku ambil keputusan buat brenti maen-maen dan mulai manage my future. Start with my financial plan. Lagi mulai belajar invest. Setelah survey dan belajar soal reksadana sebulan ini, aku akhirnya mendarat di Manulife. Ada produk invest baru…baru 4 bulan. Jadi masih murah, Rp. 1000 per unit. Ya udah, aku beli itu 4000 unit. Saham kebetulan lagi posisi di bawah, jadi biasanya habis ini waktunya naek. Hukum statistik Moving Average.

Aku juga buka rekening tabungan laen buat misahin antara rekening buat transfer gaji + biaya operasional sehari-hari sama duit buat ditabung. Itu saran dari om Safir. Masak kerja 2 tahun lebih gak punya tabungan babar blas.

Soal kerjaan, ada boss baru dari Negara Antah Berantah. Dan kayak biasanya, kalo ada boss baru pasti ada aja acaranya. Pake restruktur organisasi segala lah. Temen kost-ku bilang, boss baru harus keliatan punya program…biar keliatan punya kerjaan.

Departemen tempat ku mau dibubarkan. Ya. Satu Departemen mau dibubarkan. Alasannya mau dilebur jadi satu sama departemen lain yang sebenernya agak laen kerjaannya. 15 orang akhirnya mulai menggantung. Ada proyek dihold. Soalnya percuma, paling bulan depan juga kemungkinan udah gak kepegang proyeknya. Udah bubar.

Biarin aja lah. Boss (always) has all the rights.

Anyway boss nya bule. Emang pada akhirnya Indonesia tetap dijajah juga koq. Secara tersamar. Coba sebutin berapa persen perusahaan gede di Indonesia yang Top Managementnya bukan bule?

Atau berapa persen ada orang bule di perusahaan gede yang gak di top management? Misal, orang bule yang jadi bagian Administrasi or kasir…..or OB?

Bagiku sendiri? Bagiku sama aja, yang penting dapur masih ngebul. Tempat baru/boss baru = kemungkinan-kemungkinan baru.

(…piss….satu guru satu ilmu jangan ganggu :P )


 

Silahkan kalau mau ikutan komentar dan diskusi di sini, atau cuma mau subscribe ke RSS website ini.

Cas Cis Cus

Bapak Tri,

Silahken menghadap daripada saya.
Saya tunggu kedatangan paling lambat tanggal 1 Feb 2008.

Bapak Tri,

Silahken menghadap daripada saya.
Saya tunggu kedatangan paling lambat tanggal 1 Feb 2008.

Bapak Tri,

Silahken menghadap daripada saya.
Saya tunggu kedatangan paling lambat tanggal 1 Feb 2008.

pasti pak Anies….siapa lagi yang “Big” kalo bukan pak Anies?
Saya sementara tidak bisa “menghadap” karena memang tempat duduk saya membelakangi pak Anies :P …..literally…

pasti pak Anies….siapa lagi yang “Big” kalo bukan pak Anies?
Saya sementara tidak bisa “menghadap” karena memang tempat duduk saya membelakangi pak Anies :P …..literally…

pasti pak Anies….siapa lagi yang “Big” kalo bukan pak Anies?
Saya sementara tidak bisa “menghadap” karena memang tempat duduk saya membelakangi pak Anies :P …..literally…

Bapak Tri dan Bapak Your Big Boss,

Harap menghadap ke meja saya. Saya tunggu kehadiran kalian berdua. Jika tidak menghadap, setidaknya kirimkan segera surat pengunduran diri kalian ke saya.

Bapak Tri dan Bapak Your Big Boss,

Harap menghadap ke meja saya. Saya tunggu kehadiran kalian berdua. Jika tidak menghadap, setidaknya kirimkan segera surat pengunduran diri kalian ke saya.

Bapak Tri dan Bapak Your Big Boss,

Harap menghadap ke meja saya. Saya tunggu kehadiran kalian berdua. Jika tidak menghadap, setidaknya kirimkan segera surat pengunduran diri kalian ke saya.

Leave a comment

(required)

(required)