Preface of a Diary


 

Sebuah buku baru terbuka kembali, siap untuk dibakar lagi nanti
lalu coretan-coretan kembali diteruskan,
tanggal demi tanggal
tentang mimpi,
tentang sepi,
atau tentang bidadari penyelamatku yang belum juga turun ke bumi,
tentang sumpah-serapah yang sempat membeku di dada,
atau tawa yang begitu lekas sirna

Tentang aku
dengan segala kesia-siaan itu


Surabaya, 1997


 

Silahkan kalau mau ikutan komentar dan diskusi di sini, atau cuma mau subscribe ke RSS website ini.

Cas Cis Cus

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)