|
|
Kelinci dan Sahabatnya
Kelinci itu tahu resiko berteman angsa
Tak paham kemana sahabatnya pergi
Ia hanya bisa setia menunggu di padang hijau
Membiarkan angsa berenang ke tengah danau
Kelinci itu tahu resiko mencintai angsa
Tak bisa mengikutinya terbang ke awan-awan
Ia hanya bisa menunggu di bawah sambil menatap langit
Dan membayangkan di atas sana angsa sedang tertawa
Kelinci itu mengerti dunia tak terduga
Mungkin angsa memang bukan untuknya
Bila hujan turun, bila badai datang ,
Bila segala yang indah pergi entah kemana menghilang
Di malam kemarau ketika kau terlena
Kelincimu menyiapkan sepasang pelita
Ia berjaga bersama bintang-bintang
Bersama langit yang menyimpan semua harapan
Karena kelinci tahu resiko mencintai angsa,
tak pernah tahu kenapa Tuhan masih suka bercanda
tak perlu tahu apakah angsa juga memikirkannya
karena cinta memang untuk dirasakan, bukan dipertanyakan
Silahkan kalau mau ikutan komentar dan diskusi di sini, atau cuma mau subscribe ke RSS website ini.


wew wew wew..
aku ga nyangka programmer addict masih bisa merangkai kata indah kaya gini… salute.. standing applause..
Programmer juga manusia..ingin mencintai dan di cintai.. halah
~van~