Jalanku


 

Setelah satu-persatu lewat didepanku
Jalan ini masih terasa lengang
Sendiri aku,
Masih saja mengambang dalam waktu
Menghitung kosong suara sepatuku, satu-satu
Berjalan diam, tidak gembira tidak sedih

Ya Tuhan,
Kembali aku terseret pada rasa itu :
Sepi yang membosankan dan kesia-siaan
Perlahan semua mulai kehilangan arti

Kadang terpikir, mungkin hidup Cuma segitu saja
Belum terlihat ada yang luar biasa istimewa
Berkali dalam sujud Dia ku tanya
Tapi yang ada selalu Cuma diam saja
Mungkin aku juga tak terlalu mengharap jawab-Nya
Sebab aku takut malah kecewa nantinya

Memang belum semuanya lewat
Tapi jalanku begitu lengan, terlalu lengang
Di sini aku
Masih saja dipermainkan waktu

Malam tahun baru, hampir 1998


 

Silahkan kalau mau ikutan komentar dan diskusi di sini, atau cuma mau subscribe ke RSS website ini.

Cas Cis Cus

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)