Bintang itu terlampau tinggi
Tapi tak ada tempat bagi orang lain di sisiku
Begitu pernah kurayu dirimu
Aku tersenyum
Lalu kucium tanganmu
Mulutmu tengadah
Matamu redup
Imanku meradang
Malaikat di hatiku mendesah,
lirih, :
“Inikah calon istrimu?”
Pacarku sayang, mengertilah
Inilah kenapa aku ingin cepat meninggalkanmu


1 komentar
Oii, tri…ini khan curhat ku soal pacarku dulu…termyata bisa jadi puisi di sini. Jadi malu nih..
Kapan maen ke shangrila lagi?
bilangnya pas tanggal 18th May 2008 jam 4:27 am
Ikutan komentar??
(optional, kalau belum punya icon avatar sendiri bisa daftar di sini gratis)